Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_4_2.gif

Agro Industri, Non Agro Industri, dan Informasi Industri

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_5_1.gif

Retribusi Daerah, Bina Pasar, Sarana Dan Prasarana Pasar Daerah

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_6_1.gif

Distribusi, Pemberdayaan, Promosi dan Sarana Perdagangan

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_7_1.gif

Tera/Tera Ulang, Pengawasan, Dan Pemberdayaan

Kepokmas Oktober 2026

Beras Premium
16.000
Beras Medium
13.000 - 14.000
Gula Pasir
17.000 - 18.000
Cabe Besar
28.000 - 32.000
Cabe Rawit Merah
40.000 - 56.000
Cabe Rawit Hijau
30.000 - 34.000
Bawang Merah
20.000 - 35.000
Bawang Putih
26.000 - 32.000
Minyak Goreng
15.700 - 23.000
Minyak Goreng Curah
20.000 - 21.000
Mentega
6.000 - 10.000
Daging Sapi
150.000 - 160.000
Daging Ayam
40.000
Telur Ayam
25.000 - .26.000
Jagung
6.000 - 10.000
Tepung Terigu
8.000 - 13.000
Minyak Tanah
12.000 - 13.000
Garam Yodium
2.000 - 7.000
Udang
60.000 - 80.000
Ikan Kembung
22.000 - 45.000
Mie Instan
2.800 - 3.000
Tempe
12.000 - 14.000
Tahu Mentah
10.000 - 16.000
Pisang
10.000 - 15.000
Jeruk
18.000 - 20.000
Mentega Batangan
5.000 - 13.000
Susu Frisian Flag
12.000 - 13.000
Susu Indomilk
11.500 - 13.000

WhatsApp_Image_2025-01-23_at_14.33.25.jpeg

Rakor Pengelolaan Pupuk Bersubsidi dan Evaluasi Pengelolaan Pupuk Bersubsidi

Grobogan – Tim Perdagangan Disperindag Kabupaten Grobogan menghadiri Rakor dan Evaluasi Pupuk Bersubsidi bersama Kabag Perekonomian dan SDA SETDA (23/1/2025)

 

Hari ini Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Grobogan menghadiri Acara Rapat Koordinasi Kegiatan Pengelolaan Pupuk Bersubsidi Tahun. 2025 dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pengelolaan Pupuk Bersubsidi TA. 2024 di Aula Rumah Kedelai Grobogan. Acara ini dihadiri oleh Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Grobogan, PT. Pupuk Indonesia, Pimpinan Cabang BRI Purwodadi, Koordinator PPL se-Kabupaten Grobogan, dan distributor pupuk se-Kabupaten Grobogan.

Rapat koordinasi kegiatan pengelolaan pupuk bersubsidi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pengelolaan pupuk bersubsidi bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi, mengidentifikasi permasalahan, dan mencari solusi agar program ini berjalan efektif dan tepat sasaran. Berikut adalah poin-poin yang dibahas dalam rapat tersebut:

1. Evaluasi Pelaksanaan Program Sebelumnya

  • Realisasi distribusi pupuk bersubsidi dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan.
  • Identifikasi kendala dalam distribusi, seperti masalah logistik, data penerima, atau penyelewengan.
  • Feedback dari petani dan distributor mengenai ketersediaan dan kualitas pupuk.

2. Pemetaan dan Penyesuaian Kebutuhan

  • Analisis kebutuhan pupuk bersubsidi berdasarkan data terbaru.
  • Penyesuaian kuota untuk masing-masing daerah agar sesuai dengan kebutuhan aktual.
  • Penggunaan teknologi (misalnya, aplikasi berbasis data) untuk memonitor distribusi dan kebutuhan pupuk.

3. Penguatan Mekanisme Distribusi

  • Penyempurnaan sistem distribusi agar lebih efisien dan transparan.
  • Kerjasama dengan pihak terkait, seperti distributor resmi dan pemerintah daerah.
  • Pengawasan distribusi untuk menghindari penyelewengan.

4. Peningkatan Kapasitas Sistem dan Sumber Daya Manusia

  • Pelatihan bagi distributor dan petugas lapangan tentang tata cara distribusi pupuk bersubsidi.
  • Peningkatan kapasitas sistem informasi untuk pemantauan real-time.

5. Penyelesaian Kendala Administrasi

  • Penguatan proses verifikasi data penerima pupuk bersubsidi.
  • Pembenahan data penerima agar sesuai dengan ketentuan.

6. Koordinasi Antar Pemangku Kepentingan

  • Rapat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, distributor, dan perwakilan petani.
  • Penyelarasan kebijakan antarinstansi untuk mendukung kelancaran distribusi.

7. Rencana Tindak Lanjut

  • Penyusunan strategi untuk mengatasi kendala yang ditemukan selama evaluasi.
  • Penjadwalan ulang distribusi atau penyesuaian kebijakan jika diperlukan.
  • Monitoring dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program.

WhatsApp_Image_2025-01-23_at_13.48.37.jpeg

Manfaat Rapat Koordinasi dan Evaluasi:

  1. Peningkatan Efisiensi Distribusi:

    • Memastikan distribusi pupuk bersubsidi tepat waktu dan tepat sasaran.
    • Meminimalkan kendala logistik dan administrasi.
  2. Transparansi dan Akuntabilitas:

    • Meningkatkan pengawasan untuk mencegah penyelewengan.
    • Memastikan penggunaan dana subsidi sesuai tujuan program.
  3. Penyesuaian Kebijakan:

    • Menyusun strategi berdasarkan data dan fakta terbaru.
    • Menyesuaikan kebutuhan pupuk dengan kondisi lapangan.
  4. Peningkatan Kolaborasi:

    • Memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, distributor, dan petani.
    • Meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan program.
  5. Peningkatan Kepuasan Petani:

    • Memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan petani.
    • Memberikan solusi langsung atas kendala yang dihadapi petani terkait pupuk.

Kuning_dan_Oranye_Playful_Organic_Warung_Banner_Lanscape_11zon.png

Gemini_Generated_Image_p0j5kfp0j5kfp0j5.jpg

WhatsApp_Image_2026-10-02_at_11.18.59.jpeg

Renstra OPD

Peraturan Dan Informasi

BUPATI GROBOGAN...
WABUP GROBOGAN
KEPALA DISPERIN...

Lokasi Kantor

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_16_1.gif

Social Media Disperindag

joomla social share plugin

Youtube Chanel

Link Terkait

Kementrian ESDM
Kementrian Perindustrian
Disperindag Jateng
Pasar Id Pedagang
Dalmadi Center
Asosiasi IKM Grobogan
Kementrian Perdagangan

Pengunjung 

Hari ini 76

Kemaren 467

Minggu ini 2742

Bulan ini 1587

Keseluruhan 124042

Currently are 443 guests and no members online

Template Settings
Select color sample for all parameters
Red Green Blue Gray
Background Color
Text Color
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Scroll to top