WhatsApp_Image_2026-06-25_at_09.03.55.jpeg

Semarang – Pemkab Grobogan terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong transformasi industri yang berwawasan lingkungan melalui penguatan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut dipaparkan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan,

 

Anang Armunanto, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan, S.Pt., MP. dalam kegiatan Penilaian Tahap II Jateng Green Industry Award 2026 yang berlangsung di Semarang, Rabu (24/6/2026).

Keikutsertaan Kabupaten Grobogan pada tahap penilaian lanjutan ini merupakan tindak lanjut atas capaian membanggakan yang diraih sebelumnya, yakni berhasil masuk dalam lima besar kabupaten/kota dengan komitmen pengembangan industri hijau terbaik di Jawa Tengah. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa Grobogan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berupaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dalam paparannya, Sekda Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa pengembangan industri hijau merupakan bagian dari strategi pembangunan daerah untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, transformasi menuju industri hijau bukan sekadar tuntutan zaman, melainkan kebutuhan yang harus diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Kabupaten Grobogan memiliki potensi besar dalam pengembangan industri karena didukung oleh sektor pertanian dan agroindustri yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Saat ini terdapat lebih dari 21 ribu unit usaha industri yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari industri rumah tangga, usaha kecil dan menengah, hingga industri berskala besar.

Namun demikian, besarnya potensi tersebut juga diiringi sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Beberapa di antaranya adalah masih terbatasnya efisiensi energi pada sektor industri kecil, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses terhadap pembiayaan hijau, penguatan daya saing produk industri lokal, serta kebutuhan akan sistem data dan monitoring yang terintegrasi dalam mendukung implementasi industri hijau.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Grobogan telah menyiapkan berbagai langkah strategis melalui sinergi antar perangkat daerah. Pendekatan yang dilakukan melibatkan berbagai sektor mulai dari perencanaan pembangunan, pembinaan UMKM dan IKM, pengembangan kawasan industri, peningkatan kemudahan investasi, hingga penguatan inovasi berbasis lingkungan.

Selain itu, Grobogan juga menerapkan pendekatan pentahelix yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media. Melalui kerja sama tersebut diharapkan tercipta ekosistem pembangunan yang mampu mendorong percepatan implementasi industri hijau secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Berbagai inovasi yang mendukung konsep industri hijau telah mulai diterapkan di Kabupaten Grobogan. Di antaranya pemanfaatan limbah menjadi sumber energi alternatif dan produk bernilai ekonomi, pengembangan desa mandiri energi, serta penerapan teknologi tepat guna yang mendukung sektor pertanian dan industri pengolahan hasil pertanian.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan industri yang lebih efisien dalam penggunaan sumber daya, mampu mengurangi dampak lingkungan, serta menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, pengembangan industri hijau juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Ke depan, transformasi industri hijau di Kabupaten Grobogan telah dirancang hingga tahun 2030 dengan fokus pada penguatan industri berbasis agro, penerapan teknologi bersih, peningkatan efisiensi energi, pengembangan ekonomi sirkular, serta peningkatan daya saing produk lokal di pasar regional maupun nasional.

Melalui komitmen yang kuat, dukungan seluruh pemangku kepentingan, dan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, Kabupaten Grobogan optimistis mampu menjadi salah satu daerah pelopor industri hijau di Jawa Tengah. Upaya ini sekaligus menjadi wujud nyata bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat luas.

"Industri yang maju bukan hanya industri yang mampu menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga industri yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masa depan generasi berikutnya. Melalui semangat industri hijau, Grobogan terus melangkah menuju pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan."

WhatsApp_Image_2026-06-25_at_09.05.00.jpeg

Add comment


Security code
Refresh

BUPATI GROBOGAN...
WABUP GROBOGAN
KEPALA DISPERIN...

Peraturan Dan Informasi

WBS Grobogan

Kuning_dan_Oranye_Playful_Organic_Warung_Banner_Lanscape_11zon.png

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_16_1.gif

Social Media Disperindag

Youtube Chanel

Link Terkait

Pasar Id Pedagang
Kementrian Perindustrian
Disperindag Jateng
Dalmadi Center
Kementrian Perdagangan
Asosiasi IKM Grobogan
Kementrian ESDM

DINAS_PERINDUSTRIAN__4_-removebg-preview.png

download-removebg-preview_7.png Jalan Ahmad Yani No.357, Purwodadi, Grobogan, Jateng, 58112.

Tertib_SIng_Tokcer-removebg-preview.png

Template Settings
Select color sample for all parameters
Red Green Blue Gray
Background Color
Text Color
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Scroll to top