Berita
-
Parent Category: Info
-
Category: Berita
-
Published: 16 April 2026

Grobogan - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan melalui Bidang Perdagangan terus mengintensifkan kegiatan pembinaan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah titik strategis wilayah Purwodadi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya
berkelanjutan dalam menciptakan ketertiban, kenyamanan, serta menjaga fungsi ruang publik agar tetap optimal bagi masyarakat. Kegiatan pembinaan diawali di kawasan Alun-alun Purwodadi yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat. Dalam monitoring yang dilakukan di lapangan, petugas mendapati sebanyak enam PKL telah membuka lapak dan berjualan sebelum jam operasional yang telah ditentukan. Menyikapi hal tersebut, petugas memberikan pembinaan secara persuasif dengan mengingatkan para pedagang agar mematuhi ketentuan waktu operasional demi menjaga ketertiban kawasan.
Selain penertiban jam operasional, petugas juga menyampaikan informasi penting terkait rencana kegiatan yang akan diselenggarakan di kawasan Alun-alun pada tanggal 17, 18, dan 19 April 2026. Para PKL diminta untuk menyesuaikan waktu dan lokasi berdagang selama kegiatan berlangsung agar tidak mengganggu jalannya acara serta tetap menjaga kenyamanan pengunjung.
Selanjutnya, pembinaan dilanjutkan di area depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Grobogan. Di lokasi ini, tercatat terdapat lima pedagang yang tengah berjualan. Petugas memberikan arahan terkait penataan lapak, penggunaan ruang publik, serta pentingnya menjaga kebersihan dan tidak menghambat akses keluar masuk masyarakat yang memanfaatkan layanan di MPP. Edukasi ini bertujuan agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi utama fasilitas publik.
Tidak berhenti di dua titik tersebut, Bidang Perdagangan Disperindag juga melakukan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait aktivitas PKL di wilayah sebelah utara Pasar Glendoh. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memberikan pembinaan kepada para pedagang yang beraktivitas di area tersebut. Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan dialog dan solusi agar para pedagang dapat menjalankan usaha secara tertib tanpa melanggar ketentuan.
Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan, S.Pt. MP. menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan ketertiban umum. Menurutnya, keberadaan PKL merupakan bagian penting dari roda perekonomian daerah, namun tetap harus diatur agar tidak menimbulkan permasalahan di ruang publik.
“Melalui pembinaan yang rutin dan berkelanjutan, kami ingin memastikan bahwa para PKL dapat berusaha dengan nyaman namun tetap tertib. Pendekatan yang kami lakukan bersifat persuasif dan humanis, sehingga para pedagang dapat memahami aturan dan bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Disperindag Grobogan juga mengajak seluruh PKL untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan, ketertiban, serta keindahan lingkungan sekitar tempat berjualan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan kawasan perdagangan yang tertata dengan baik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat luas.
Kegiatan pembinaan ini akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai titik wilayah Kabupaten Grobogan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola perdagangan serta mendukung terciptanya ruang publik yang aman, tertib, dan berdaya guna.

-
Created: 16 April 2026
-
Last Updated: 16 April 2026
-
Hits: 26




