Profil
-
Parent Category: ROOT
-
Category: Berita Terkini
-
Published: 28 September 2023
Lesunya pasar offline membuat beberapa pelaku usaha harus beradaptasi dengan perubahan pasar global. Dimana, konsumen saat ini lebih memilih berbelanja di pasar online yang menawarkan pelayanan cepat, kualitas baik dan harga yang wajar. Menanggapi fenomena tersebut, Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan mengatakan bahwa perkembangan pasar online di pasar global harus dihadapi dengan adaptasi yang baik oleh para pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ). Pelaku UMKM harus bisa beradaptasi dalam mengelola usaha, meninggalkan kebiasaan lama yang konvensional menuju pelayanan yang dikehendaki pasar.
"Pasar Global tidak memungkinkan kita bendung, namun beradaptasi untuk merespon pelayanan dan pengelolaan sesuai yang dikehendaki pasar adalah upaya terbaik dalam merebut konsumen", katanya. Pelaku UMKM kata dia harus bisa mempelajari pasar yang sedang diinginkan banyak konsumen. Mulai dari yang viral hingga kebutuhan sehari-hari
Pihaknya pun membenarkan adanya keluhan pedagang kecil terkait persaingan dunia usaha online, karena harus bersaing bebas dengan pengusaha besar bahkan produsen yang menjual secara retail. Produsen atau pengusaha besar dengan nilai kondisi keuangan yang baik akan menjual barang dengan harga yang lebih murah. sehingga kalau tidak ada batasan pasar retail lokal dimungkinkan akan terganggu.
Ia pun mengaku mendukung rencana pemerintah yang akan merevisi Peraturan Menteri Perdagangan ( Permendag ) Nomor 50 Tahun 2020 tentang Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui elektronik
-
Created: 23 October 2023
-
Last Updated: 23 October 2023
-
Hits: 1461




