
Grobogan – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Bagi Tenaga Kerja atau Buruh Pabrik Rokok Tahun 2026 yang dilaksanakan dalam rangka program Sub Koordinasi,
Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat di Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini merupakan salah satu program yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.
Kegiatan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor industri hasil tembakau, khususnya tenaga kerja dan buruh pabrik rokok yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan industri daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan, S.Pt., MP. menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi tenaga kerja merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas, kualitas hasil produksi, serta daya saing industri. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik kepada para peserta sehingga dapat menunjang kinerja mereka di lingkungan kerja masing-masing.
Menurutnya, industri hasil tembakau masih menjadi salah satu sektor yang berkontribusi terhadap perekonomian daerah dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang cukup besar. Untuk itu, peningkatan kapasitas tenaga kerja perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi, standar produksi, dan tuntutan pasar yang semakin kompetitif.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh tambahan keterampilan teknis, tetapi juga memahami pentingnya disiplin kerja, etos kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, serta peningkatan kualitas produk yang dihasilkan. SDM yang unggul akan menjadi modal utama dalam mendukung kemajuan industri di Kabupaten Grobogan,” ungkap Kepala Dinas dalam sambutannya.
Pelatihan ini diikuti oleh tenaga kerja dan buruh pabrik rokok dari berbagai perusahaan industri hasil tembakau yang beroperasi di Kabupaten Grobogan. Para peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber dan instruktur yang kompeten di bidangnya, mulai dari peningkatan keterampilan kerja, produktivitas tenaga kerja, penguatan karakter dan budaya kerja, hingga pemahaman mengenai standar operasional yang berlaku di lingkungan industri.
Selain memberikan manfaat bagi peserta secara individu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perusahaan tempat para peserta bekerja. Dengan meningkatnya kemampuan dan kompetensi tenaga kerja, perusahaan akan memiliki sumber daya manusia yang lebih profesional sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi secara optimal.
Program pelatihan yang didanai melalui DBHCHT ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana cukai yang diarahkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan sektor industri. Pemerintah Kabupaten Grobogan terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan DBHCHT melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku industri.
Melalui pelaksanaan pelatihan SDM bagi tenaga kerja atau buruh pabrik rokok ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan berharap dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten, produktif, profesional, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia industri. Dengan demikian, sektor industri hasil tembakau di Kabupaten Grobogan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta. Diharapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata di tempat kerja sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia industri dan memperkuat daya saing industri hasil tembakau di Kabupaten Grobogan pada masa yang akan datang.