Print

WhatsApp_Image_2026-04-16_at_10.22.43.jpeg

Grobogan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan melalui Bidang Pasar melaksanakan kegiatan monitoring dan koordinasi terkait penggunaan listrik dan air di Pasar Glendoh pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis

 

Efisiensi Utilitas Pasar, Disperindag Grobogan Dorong Pengendalian Penggunaan Air dan Listrik di Pasar Glendoh

Grobogan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan melalui Bidang Pasar melaksanakan kegiatan monitoring dan koordinasi terkait penggunaan listrik dan air di Pasar Glendoh pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam menekan tingginya biaya operasional pasar, khususnya pada penggunaan air yang dinilai cukup signifikan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara langsung di lapangan dan didampingi oleh Kepala Bidang Pasar, Ami Priyono, S.Kom bersama Kepala UPTD Pasar terkait. Kehadiran jajaran pimpinan ini menunjukkan komitmen serius Disperindag dalam memastikan pengelolaan utilitas pasar berjalan lebih efektif dan efisien.

Dalam pelaksanaannya, tim Bidang Pasar melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi penggunaan air dan listrik di beberapa titik di lingkungan pasar. Selain itu, dilakukan pula dialog bersama paguyuban pedagang guna menggali informasi terkait pola penggunaan utilitas serta kendala yang dihadapi para pedagang. Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa penggunaan air masih tergolong tinggi di beberapa sektor, terutama pada aktivitas usaha seperti Rumah Potong Ayam (RPA).

Sebagai tindak lanjut, Bidang Pasar menyampaikan sejumlah usulan opsi strategis kepada paguyuban pedagang. Opsi tersebut meliputi pengaturan distribusi air yang lebih efisien, identifikasi titik penggunaan air yang berpotensi boros, hingga penerapan sistem pengawasan penggunaan air secara lebih terukur. Upaya penghematan listrik juga turut menjadi perhatian, dengan mendorong penggunaan energi secara bijak di lingkungan pasar.

Koordinasi yang dilakukan berlangsung secara komunikatif dan partisipatif, di mana para pedagang diberikan ruang untuk menyampaikan masukan serta usulan solusi. Hal ini bertujuan agar kebijakan yang diambil nantinya dapat diterima dan dijalankan secara bersama tanpa menimbulkan keberatan di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, paguyuban pedagang Pasar Glendoh menyambut baik langkah yang diinisiasi oleh Disperindag. Paguyuban berkomitmen untuk segera mengadakan rapat internal bersama para pedagang, khususnya pelaku usaha RPA yang menjadi salah satu pengguna air terbesar. Hasil dari rapat tersebut akan dirumuskan menjadi kesepakatan bersama dan selanjutnya disampaikan kepada pihak dinas sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan, S.Pt. MP. dalam tanggapannya menyampaikan bahwa efisiensi penggunaan utilitas merupakan bagian penting dari peningkatan tata kelola pasar. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan pedagang menjadi kunci utama dalam menciptakan pasar yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

“Pengendalian penggunaan air dan listrik ini bukan hanya untuk menekan biaya operasional, tetapi juga sebagai upaya menjaga keberlanjutan fasilitas pasar. Kami berharap seluruh pihak dapat berkomitmen untuk bersama-sama mengelola penggunaan utilitas secara bijak,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Disperindag Kabupaten Grobogan berharap dapat mendorong terciptanya sistem pengelolaan pasar yang lebih efisien dan berdaya saing, sehingga mampu memberikan manfaat optimal bagi para pedagang maupun masyarakat sebagai pengguna pasar.