Print

WhatsApp_Image_2025-12-24_at_14.49.19.jpeg

Grobogan – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat pemahaman pedagang dan pengelola pasar terhadap potensi risiko bencana, Disperindag Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Sosialisasi Mitigasi Ancaman Bencana di Pasar Gubug, Kabupaten Grobogan.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Disperindag Kabupaten Grobogan dalam menciptakan lingkungan pasar yang aman, tertib, dan tangguh terhadap berbagai ancaman bencana. Pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi, baik terhadap bencana alam maupun non-alam, sehingga diperlukan pemahaman dan kesiapsiagaan bersama dari seluruh unsur yang terlibat.

Sosialisasi diikuti oleh Bidang Pasar Disperindag Kabupaten Grobogan, pengurus paguyuban pasar, para pedagang, serta petugas Pasar Gubug. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan, mengingat materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi dan aktivitas sehari-hari di lingkungan pasar.

Sebagai narasumber, Disperindag menghadirkan Bapak Masrichan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai jenis potensi ancaman bencana yang dapat terjadi di area pasar, antara lain kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak aman, banjir akibat saluran drainase yang kurang optimal, angin kencang, hingga gempa bumi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan, S.Pt. MP. menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi mitigasi ancaman bencana di Pasar Gubug merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen pasar terhadap potensi risiko bencana.

“Pasar merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang setiap hari dipadati oleh pedagang dan pengunjung. Oleh karena itu, pemahaman mengenai mitigasi bencana menjadi hal yang sangat penting agar seluruh pihak mengetahui langkah-langkah pencegahan dan penanganan awal apabila terjadi keadaan darurat,” ujarnya.

Lebih lanjut, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan pasar yang aman dan nyaman.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para pedagang, pengelola, dan petugas pasar dapat lebih waspada serta mampu menerapkan langkah-langkah mitigasi bencana secara sederhana namun efektif dalam aktivitas sehari-hari. Dengan kesiapsiagaan yang baik, potensi kerugian baik jiwa maupun materi dapat diminimalisir,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Disperindag Kabupaten Grobogan akan terus berkomitmen untuk bersinergi dengan BPBD dan instansi terkait dalam upaya penguatan ketahanan pasar daerah.

“Ke depan, kegiatan serupa akan terus kami dorong untuk dilaksanakan di pasar-pasar lainnya sebagai bagian dari upaya mewujudkan pasar rakyat yang aman, tertib, dan tangguh terhadap bencana,” pungkasnya.

Selain mengenalkan jenis-jenis ancaman bencana, narasumber juga memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi dan pencegahan yang dapat dilakukan oleh pedagang dan pengelola pasar. Di antaranya adalah pentingnya menjaga kerapian dan keamanan lapak dagang, penggunaan instalasi listrik sesuai standar, tidak menumpuk barang di jalur evakuasi, serta mengenali titik kumpul dan jalur evakuasi apabila terjadi keadaan darurat.

Lebih lanjut, peserta juga diberikan edukasi mengenai tindakan yang harus dilakukan saat terjadi bencana, termasuk cara menyelamatkan diri, membantu sesama, serta berkoordinasi dengan petugas pasar dan pihak terkait. Sosialisasi ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya sadar bencana di lingkungan pasar, sehingga potensi kerugian jiwa maupun materi dapat diminimalisir.

Melalui kegiatan ini, Disperindag Kabupaten Grobogan berharap seluruh pedagang dan pengelola pasar tidak hanya fokus pada aktivitas perdagangan, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan lingkungan pasar. Ke depan, Disperindag akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan serupa di pasar-pasar lain sebagai langkah preventif dan bagian dari penguatan ketahanan pasar daerah.

Dengan adanya sosialisasi mitigasi ancaman bencana ini, Pasar Gubug diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pasar rakyat yang lebih aman, siap, dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana, demi keberlangsungan aktivitas ekonomi dan kenyamanan masyarakat.